PERAN MASYARAKAT DAYAK JELAI RIAM DANAU DALAM MENJAGA LINGKUNGAN (1991-2009)

Authors

  • Putro Anggani Universitas PGRI Pontianak
  • Basuki Wibowo Universitas PGRI Pontianak
  • Fivi Irawani Universitas PGRI Pontianak

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran masyarakat Dayak Jelai di Dusun Patin Lestari, Desa Riam Danau, Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat, dalam menjaga kelestarian lingkungan pada rentang waktu 1991 hingga 2009. Penelitian ini menggunakan pendekatan sejarah dengan metode kualitatif untuk memetakan praktik kearifan lokal, struktur sosial adat, serta dinamika perubahan ekologis yang terjadi dalam kehidupan masyarakat. Data diperoleh melalui wawancara dengan tokoh adat dan masyarakat setempat, observasi lapangan, serta studi dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat Dayak Jelai memiliki sistem hukum adat dan ritual ekologis yang kuat, seperti Takar Pati, Menuba Adat, dan praktik pertanian ladang berpindah yang berkelanjutan, yang mencerminkan hubungan harmonis antara manusia dan alam. Namun, masuknya perkebunan kelapa sawit sejak sekitar tahun 2005 menyebabkan pergeseran nilai budaya, melemahnya otoritas adat, serta meningkatnya tekanan terhadap lingkungan. Kondisi tersebut mendorong terjadinya transformasi sosial dan budaya dalam masyarakat Dayak Jelai. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelestarian kearifan lokal sebagai strategi resistensi terhadap eksploitasi ekologis sekaligus sebagai bentuk pendidikan lingkungan berbasis budaya yang berkelanjutan.  Kata Kunci: : Dayak Jelai, kearifan lokal, pelestarian lingkungan, sejarah lokal, Ketapang

Downloads

Published

2025-12-28

How to Cite

Putro Anggani, Basuki Wibowo, & Fivi Irawani. (2025). PERAN MASYARAKAT DAYAK JELAI RIAM DANAU DALAM MENJAGA LINGKUNGAN (1991-2009). HISTORICA DIDAKTIKA, 5(3), 243–253. Retrieved from https://jurnal.fipps.upgripnk.ac.id/index.php/SEJARAH/article/view/459

Issue

Section

Vol. 5 No. 3 Tahun 2025